Sosialisasi Aturan Baru Untuk Wasit

Semua pemain diperbolehkan untuk mengenakan aksesoris tambahan berupa sarung tangan, baju pelapis untuk melindungi dari cuaca dingin. Selain itu pemain diijinkan menggunakan perangkat lain dalam diizinkan secara medis, contohnya kacamata, topeng dsb. D Soplanit juga mengatakan klub-klub Liga sudah mengetahui yakni peraturan baru itu belum bisa diterapkan. Kick-off bisa dilakukan hanya seorang sendiri dan bola bisa ditendang ke segala arah, termasuk ke arah belakang. Tetapi, dalam pertandingan persahabatan / friendly match pemain yang diganti bervariasi boleh sampai 7 kali.

FIFA meluncurkan peraturan baru untuk diterapkan pada musim anyar (2019/2020). Dengan regulasi dalam baru, diharapkan semakin tidak sedikit pertandingan yang berlangsung lancar tanpa timbul kontroversi. Player yang akan diganti diharuskan meninggalkan lapangan dari titik terdekat mereka.

Hanya jika memakai ataupun tidak memakai peraturan ini, asosiasi sepakbola atau konfederasi wajib memberitahu FIFA melangkaui surat dengan menyertakan tanda. “IFAB telah menyetujui offer FIFA untuk memperkenalkan amandemen sementara UU 3 — Players, yang akan memungkinkan maksimum lima penggantian diterapkan per tim per laganya. ” Pergantian pemain biasa dilakukan bukan hanya dengan latar belakang fisik, namun juga taktik. Pelatih yg merasa taktik atau susunan pemainnya tidak berjalan dengan lancar, akan mencoba tuk mengubah beberapa hal agar bisa bermain lebih baik dan meraih kemenangan. Harapan lima pergantian tentu memperbanyak kesempatan pelatih dalam merangkai ulang taktik atau susunan pemain.

Setidaknya ada lima perkara yang menjadi sorotan dalam peraturan baru ini. Tugasnya yaitu untuk memberitahukan dalam wasit utama bila terjadi offside menggunakan sebuah turno bendera dan tugasnya mengawasi bila terjadi throw in serta tendangan sudut. Tetapi, FIFA membebaskan Asosiasi Football Negara atau Konfederasi masing-masing untuk memakai peraturan terkait.

tuttomercatoweb. comSalah satu perubahan baru yang mencolok adalah kebijakan pada mengambil penalti. Jika sebelumnya bola muntah hasil sepakan penalti yang gagal sanggup dimanfaatkan kembali untuk mencetak gol, maka di regulasi baru hal itu tidak diperbolehkan. Untuk mencapai kesempurnaan itu pula, International Soccer Association Board (IFAB) mengeluarkan peraturan baru terkait regulasi permainan di dalam lapangan.

Bahkan, lima pergantian juga bisa memberi lebih banyak kesempatan bagi player cadangan untuk mengembalikan soccer fitness. Tubuh juga disyaratkan dilatih dan disiapkan agar bisa menghadapi tuntutan fisik dalam kompetisi, yang dimana persiapan tersebut tidak menghasilkan dilakukan hanya dalam 1 minggu. Pemain juga akan didesak untuk tidak menyentuh satu sama lain ketika berada di kotak penalti. Lain, pembatasan usia pada mereka yang diizinkan di lapangan akan berlaku, dengan manajer Crystal Palace yang berusia 72 tahun Roy Hodgson berpotensi kehilangan semua aksinya. “Dunia sepak bola bekerja tanpa henti dan penuh tanggung jawab demi mendapatkan solusi yang konkrit dan berkelanjutan untuk krisis akibat Covid-19, ” ujar Presiden FIGC, Gabriele Gravina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *